
Ibadah qurban bermula dari perintah Allah kepada Nabi Ibrahim agar menyembelih putranya tercinta Nabi Ismail as. Sejarah qurban terdokumentasi jelas dalam Al-qur’an surat Ash-Shaaffaat ayat 100 sampai dengan ayat 107. Klimaksnya kisah ini adalah “Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar”. [Ash-Shaaffaat [107]. Peristiwa diatas menjadi dasar disyariatkannya qurban dilakukan pada hari Raya Haji dan hari-hari tasriq. Selanjutnya amalan shaleh ini dilanjutkan oleh nabi-nabi berikutnya dan nabi Muhammad saw [khotamul anbiya], hingga sampailah syariatnya kepada ummat kini dan seterusnya. InsyaAllah.








.jpg)









