Rudisony

Community children’s digital villages

Efek Graver untuk Foto

Posted by rudisony on June 9, 2008


Perhatikan foto tokoh di dalam uang. Gambarnya menjadi unik karena tersusun atas garis-garis. Tertarik membuat foto diri Anda menjadi seperti itu?

Untuk melakukannya, Anda perlu memahami teknik graver atau engraving yang biasa digunakan untuk membuat uang. Tak perlu mempelajarinya secara manual, karena proses mengukir gambar pada lempengan logam lalu menjadikannya sebagai plat untuk mencetak bisa dimanipulasi memakai Adobe Photoshop CS3.

Jadi yang perlu Anda lakukan hanyalah memanfaatkan fasilitas Grayscale, Bitmap, dan Color Range. Untuk mulai bekerja, silakan ikuti langkah-langkah di bawah ini:

1. Masukkan foto ke dalam area kerja. Agar terlihat seperti hasil cetakan graver, foto ini harus diolah dulu. Tekan [Ctrl] + [A] di keyboard untuk menyeleksi foto, lalu tekan [Ctrl] + [C] untuk menyalinnya.

Buatlah sebuah dokumen baru dengan menekan [Ctrl] + [N]. Pada boks dialog yang muncul, langsung saja klik [OK]. Selanjutnya, tekan [Ctrl] + [V] untuk memunculkan foto pada area kerja baru yang tampil.

2. Ubahlah foto menjadi format Bitmap. Klik [Image] [Mode]. Jika modus “Bitmap” belum aktif, klik dulu opsi [Grayscale]. Selanjutnya, klik [Image] [Mode] [Bitmap…]. Boks dialog Bitmap akan muncul.

Pastikan resolusi yang terpilih sama dengan resolusi dokumen berisi gambar uang yang tengah Anda bikin. Pada menu drop-down “Use:”, pilih [Halftone Screen..]. Lalu klik [OK].

3. Kelolalah boks setelan Halftone Screen. Pilih angka default (nilai 53) pada menu “Frequency” untuk menentukan jumlah garis cetak untuk setiap inci gambar. Angka 0 pada menu “Angle:” akan membuat garis cetak tampil horizontal. Jika ingin membuatnya vertikal, isikan 90. Pada menu “Shape:”, pilih opsi [Line]. Setelah beres, klik [OK].

4. Foto akan berubah menjadi gambar yang tersusun atas garis-garis. Kembalikan format gambar ke format grayscale dengan mengklik [Image] [Mode] [Grayscale]. Pada boks Grayscale, isikan nilai 1 pada kotak isian “Size Ratio:”. Lalu klik [OK].

5. Perbesar gambar agar garis-garisnya lebih terlihat dengan [Zoom Tool], lalu lakukan seleksi gambar dengan mengklik [Select] [Color Range…]. Boks Color Range akan muncul. Dengan pointer berbentuk pipet, klik salah satu bagian gambar yang berwarna hitam. Sudahi dengan [OK].

6. Garis-garis pembentuk gambar akan terseleksi, ditandai dengan munculnya garis terputus-putus di sekitar gambar. Salinlah dengan menekan [Ctrl] + [C]. Kembali ke area kerja, tampilkan gambar olahan bitmap sebelumnya dengan menekan [Ctrl] + [V]. Gambar tersebut akan tampil dalam layer baru. Taruh layer baru tersebut tepat di atas layer foto asli yang belum diolah. Hasilnya, foto akan tampil seperti cetakan hasil proses graver.

7. Anda bisa menambahkan pola-pola grafis seperti yang ada di uang kertas. Pola tersebut bisa dibuat dengan menggunakan Adobe Illustrator CS2 yang kemudian diekspor menjadi format TIFF. Salinlah pola tersebut menjadi layer baru di area kerja.

8. Sempurnakan hasil olahan dengan menyenadakan warna foto hasil olahan dengan warna pola. Caranya, gabungkan dulu semua layer dengan mengklik [Layer] > [Flatten Image]. Selanjutnya, klik [Image] [Adjustments] [ Hue/Saturation…]. Pada boks Hue/Saturation, beri tanda centang pada [Colorize]. Selanjutnya, atur slider Hue dan Saturation sampai mencapai warna yang diinginkan. Jika sudah, klik [OK].

Sumber: PCplus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: