Rudisony

Community children’s digital villages

Mahmoud Ahmadinejad

Posted by rudisony on April 21, 2009

mahmoud_ahmadinejad

Apa yang terbersit di pikiran kita ketika mengingat tentang Iran. Nuklir-kah? Atau Syiah-nya? Memang, kedua-duanya merupakan ciri khas dari negeri yang berbatasan langsung dengan Irak dan Afghanistan. Dua negeri yang disebut terakhir, beberapa tahun belakangan dihancurkan ‘peradaban’nya oleh Amerika Serikat—Bapak Imperialisme Dunia. Tapi tidak bagi Iran.\

Dalam sebuah millis yang beredar di Indonesia, orang-orang banyak mengatakan: “sungguh sangat bodohnya Amerika Serikat, jika sampai berani mengusik kedigdayaan Iran alias melakukan serangan militer terhadap Iran.” Kedigdayaan Iran saat ini, tak bisa dipisahkan dari profil Mahmoud Ahmadinejad—Presiden Iran yang penampilannya sangat sederhana tetapi mempunyai kharismatik yang memukau penduduk dunia. Presiden, yang tidak pernah sekalipun memakai dasi semenjak dilantik pada tanggal 3 Agustus 2005. Berbeda dengan pemimpin-pemimpin lain di dunia yang selalu tampil necis memakai jas dan dasi. Ahmadinejad, sangat cinta negerinya—Iran. Hal ini dibuktikannya dengan penampilannya itu yang selalu memakai pakaian hasil produk dalam negeri. Maka, pantaslah jika ia dijuluki “Singa” sebagai simbol perlawanan dunia (terutama dunia Islam) terhadap ketidakadilan global yang didalangi oleh Amerika Serikat dan sekutunya. Tidak seperti pemimpin di negara Arab pada umumnya, Ahmadinejad memilih untuk berkonfrontasi dengan Amerika Serikat dan para sekutunya.

Memang, sampai saat ini pemimpin negara-negara Arab sepertinya menganggap bahwa Amerika Serikat dan sekutunya tidak patut untuk dilawan. Sebuah pemikiran kerdil yang ternyata malah membawa negara Arab di-cap sebagai negara bagian milik Amerika Serikat. Loyalitas Ahmadinejad terhadap Iran bisa dilihat dari pernyataan tegasnya tentang nuklir sebagai berikut:

Jika nuklir ini dinilai jelek dan kami tidak boleh menguasai dan memilikinya, mengapa kalian sebagai adikuasa memilikinya? Sebaliknya, jika teknonuklir ini baik bagi kalian, mengapa kami tidak boleh juga memakainya?

Begitulah sosok Ahmadinejad yang revolusioner. Bahkan, ia menyatakan siap sedia menjamu Amerika Serikat dan sekutunya jika berani mengumandangkan perang terhadap Iran. “Sejengkal pun Iran tidak akan mundur.” Buku ini berisi tentang biografi Mahmoud Ahmadinejad, yang menceritakan tentang perjalanan hidupnya semenjak lahir di Aradan hingga ia bisa sampai ke tampuk orang nomor wahid di Iran. Diceritakan juga bagaimana sepak terjang keterlibatannya dalam penyanderaan dan penyegelan Kedubes Amerika Serikat di Iran pada medio 1979 ketika Revolusi Islam Iran sedang meletus yang menggulingkan kediktatoran Shah Reza Pahlevi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: